Wafat Pangeran Al-Waleed, "Sleeping Prince" yang Koma 20 Tahun
Rasa duka mendalam melanda Kerajaan Arab Saudi dengan wafatnya Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud, yang dikenal sebagai "Sleeping Prince". Pengumuman resmi dari kantor berita Saudi (SPA) menyatakan bahwa jenazah Pangeran Al-Waleed akan dimakamkan pada Minggu, 20 Juli 2025, setelah salat Ashar waktu setempat.
"Yang Mulia Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud telah wafat. Salat jenazah akan dilaksanakan untuknya, insyaAllah, Ahad bertepatan dengan 25/1/1447 H.", bunyi pernyataan Pengadilan Tinggi Saudi dikutip dari SPA, Minggu (20/7/2025).
Salat jenazah akan berlangsung di Masjid Imam Turki bin Abdullah di Riyadh. Kerajaan Saudi menyampaikan doa agar almarhum diberi ampunan Allah SWT.
"Semoga Allah melimpahkan rahmat, ampunan, dan keridhaan-Nya serta menempatkannya di surga-Nya yang luas. Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali," tulis pernyataan resmi tersebut.
Dewan Imam Global turut menyampaikan bela sungkawa dan do'a untuk almarhum melalui akun X resminya @ImamsOrg.
"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nyalah kita akan kembali. Kami berdoa semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada almarhum, menempatkan beliau di tempat yang mulia di surga-Nya yang kekal, dan melimpahkan kesabaran dan ketabahan bagi keluarga dan orang-orang yang beliau sayangi," demikian pernyataan Dewan Imam Global.
Pangeran Al Waleed meninggal dunia pada usia 36 tahun. Ia mengalami kecelakaan tragis di London pada tahun 2005 saat menjalankan studi di Akademi Militer Inggris. Sejak saat itu, ia koma selama hampir dua dekade.
Meski mendapatkan perawatan medis darurat dan bantuan dari dokter spesialis Amerika serta Spanyol, Pangeran Al Waleed tak pernah sadar sepenuhnya hingga akhirnya berpulang ke Rahmat Allah SWT.
